Sedang bernapsu. Yang ada di pikiran.


Di sini kami diam bukan melamun

Sedang menari dalam lekukan lobus otak

Membuat hujan untuk memunculkan pelangi

Hey menarik lengan untuk bermain

Gundah lenyap memperlihatkan indah yang mantap

Menggumam decakan kagum

Terlentang melihat langit tanpa limit

Tak ada titik fokus pikirku tak terbungkus

Sekedarnya kemudian lekas beranjak

Bebas membatik lepas  mengabaikan bosan

Waw, terus dan terus berkarya

Menghibur semangat yang sedang penat

Meminta ceria untuk bersama

Meninggalkan malas yang sedang tertidur pulas

Melepas lelah yang sedang payah

Membangunkan syukur yang tertidur

Ya hanya imajinasi

Namun semesta turut mendoakan kami

Hey jangan suruh berhenti

Hingga kami benar-benar mati

Menghantarkan ke syurga nanti

-azizah-