saat malam mereka seperti pendeta, saat siang seperti singa Tuhan

Banyak yang mengetahui keutamaan tahajud, tapi acap kali saat akan melakukannya seakan-akan otak saya dikalahkan dengan istilah “ngantuk”.

Ya, akhirnya mencoba menyemangati diri ini dengan membaca dan menuliskan ‘anything about Tahajud’

Membaca sebuah buku yang tergolong murah, namun isinya tak murahan  “Mukjizat Shalat Malam”. Dan mencoba menuliskan kembali beberapa poin yang ada di dalamnya.

Barang siapa mengerjakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan tertib juga rapi, Allah SWT akan memberikan sembilan macam kemuliaan : di antaranya lima macam di dunia dan empat macam di akhirat

Ada 5 kemuliaan shalat tahajud di dunia, yaitu:

pertama, Akan dipelihara oleh Allah dari segala bencana

kedua, Tanda ketaatannya akan terlihat dari mukanya, hamba-hamba yang melaksanakan tahajud akan diberikan kelebihan oleh Allah

ketiga, Para hamba yang shaleh akan dicintai oleh Allah dan dicintai semua manusia, dicintai dan dimuliakan oleh orang yang shaleh bukanlah merupakan hal yang mudah

keempat, Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah, mulutnya senantiasa dijaga

kelima, Akan dijadikan orang yang bijaksana, yakni diberi kemudahan dalam memahami agama

Sedang 4 kemuliaan di akhirat:

pertama, Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur pada hari pembalasan nanti

kedua, Akan mendapat keringanan ketika dihisab

ketiga, Ketika menyebrangi jembatan Shirathal Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat seperti halilintar yang menyambar

keempat, Catatan amalannya diberikan  di tangan kanan

Refleksi diri:

Seberapa seringkah muka ini menunjukkan muka “masam”, “tak bercahaya”, dan sulit memberikan senyuman?

Banyakkah orang yang senantiasa nyaman dan tenang jika berada di samping diri ini? Atau bahkan sebaliknya?

Seberapa banyak perkataan yang muncul hingga menyakiti orang lain?

Seringkah kita sulit untuk menerima kebenaran dan memahami agama yang benar?

Dan inginkah kita diberikan kemudahan di saat Yaumul Hisab?

Inginkah kita memiliki wajah yang berseri saat dibangkitkan nanti?

inginkah kita dengan mudahnya melewati Shirathal Mustaqim?

Serta inginkah kita mendapatkan kitab amalan di tangan kanan?

Ketika dirundung masalah, kegelisahan, ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran mengadulah padaNya. Hanya dengan mengingatNya hati kan menjadi tenang.

“Mudahkan hamba untuk bertahajud ya Rabb”