Rasulullah penyayang terhadap orang yang pernah jumpa dengannya, jua merindukan tidak pernah berjumpa dengannya.

Suatu hari, ketika duduk bersama sahabat, tiba-tiba Rasulullah SAW berkata sambil memgang jenggotnya, “Alangkah rindunya aku untuk berjumpa dengan saudara-saudaraku

Para sahabat bertanya, “Bukankah kami ini saudara-saudaramu?

Kalian sahabat-sahabatku, dan aku mencintai kalian. Tetapi aku merindukan saudara-saudaraku.

Siapa mereka, ya Rasulullah?”

Saudara-saudaraku adalah orang-orang yang tidak hidup sezaman denganku, mereka yang tidak pernah berjumpa denganku, tapi mereka mencintaiku, membenarkanku, dan beriman kepadaku. Aku rindu kepada mereka, aku mencintai mereka.Sambil berkata demikian, air mata Rasulullah SAW menetes membasahi jenggotnya, dan para sahabat menundukkan wajahnya seraya ikut menangis.

Begitulah cintanya pada ummatnya, hingga saat maut pun ia berkata “Ummati, ummati, ummati” resah memikirkan nasib umatnya kelak.

source: Uswatun Hasanah -Hadad Alwi-