Semua-mua-mua peristiwa pasti sudah ada hikmah bagi siapapun. Baik yang lagi sedih akan kejadian itu, baik yang lagi senang. Itupun yang sekarang terjadi di pertandingan Final SEA GAMES 2011 antara Indonesia VS Malaysia. Ya, finally 1-1 in normal match time until 2 round of additional times. The last, penalty. 3-4 for Malaysia.

Ini hanya sebatas pendapat saya lho, hehe.

Mungkin kalau Indonesia kalah bukan disebabkan oleh usahanya yang buruk, tapi mungkin dari mental suporter yang “berlebih”. Apa maksud berlebih itu? GBK sudah dipenuhi sejak sebelum maghrib. Nah terus pertandingan sampai hampir pukul 10pm. Di situ, apa suporter udah pada sholat maghrib?😀. Ya mungkin ada sebagian yang di jama’ dengan sholat isya kali ya (urusan boleh atau tidak bolehnya sholat dijama’ dengan alasan itu ga tau juga sih😀. Lebih baik tanya ke ahlinya. Kalau setahu saya jama’ itu jika saat waktu sholat tiba dia sedang berpergian tapi kembali lagi tanya kepada ahlinya.

“Kalah sih kalah, tapi kenapa harus sama Malaysia lagi sih”. Mungkin mungkin lagi nih ya di sini Indonesia sedang diuji untuk jangan membenci sesuatu secara berlebihan. Nasionalisme boleh saja di kedepankan, namun ingat jangan sampai membenci berlebih apalagi sesama muslim😀

Kenapa bukan Indonesia yang menang? Mungkin Sang Pemilik Taqdir tahu, jika Indonesia menang akan muncul penyakit hati baik dari suporter maupun pemain maupun siapa aja itu. Contoh, bisa jadi suporter jadi malah jadi sombong atau berasa “paling” dari Malaysia.

Oke just think Husnudzan. May Allah Blesses Us with love. Be Humble Indonesia!