Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perasaan was was mulai menggerayangi. Tinggal 6 hari lagi. Tapi persiapan belum terlalu bagaimana gitu. Mulai dari perlengkapan fisik, mengajar, juga persiapan batin.

Terlepas dari itu semua, lagi dan lagi kata penyemangat, motivasi, serta dukungan terus ada.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air yang menjadi rusak karena diam tertahan,
jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tidak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan..

Imam Syafi’i

Ya, saya tidak mau hanya bekerja begini dan begitu saja.

Pembelajaran diri, itulah yang saya butuhkan sekarang.
Sebuah perasaan syukur memiliki penerangan listrik yang stabil,
sebuah perasaan syukur memiliki keluarga seperti sekarang,
sebuah perasaan syukur mampu memperoleh barang yang diinginkan dengan mudah di daerah yang saya tinggali sekarang,
sebuah rasa syukur sekarang masih bisa menikmati es b**vita.
Ya rasa syukur itulah yang akan semakin terasa saat saya mengabdi ke sana.

Biar, relakan saya.

Innallaha ma’ana. Rizqi  maut  jodoh, Sang Pengaturlah yang paling berhak atas itu.

Pun jika saya mati saat itu, matikan saya dalam langkah ikhlas pengabdian, tanpa embel-embel lain!

Biarkan, relakan. Biarkan saya melakukan ini agar saya punya hal untuk menghargai diri saya.