Begitu terinspirasi untuk membuat artikel tentang Lee Myung Bak setelah membaca buku Notes from Qatar karya Muhammad Assad. Karena penasaran dengan Lee Myung Bak, akhirnya saya searching-searching siapa Lee Myung Bak?

Lee Myung Bak adalah Presiden Korea Selatan dari periode Februari 2008-2013. Tapi apa yang spesial dari Sesosok Lee Myung Bak?

Lee Myung Bak lahir di Osaka, Jepang tanggal 19 Desember 1946 merupakan seorang anak yang hidup di lingkungan keluarga miskin.

Pernah, di masa kecil, Lee terpaksa berkeliling menjajakan kue dan es. Ini tidak cukup. Keluarga Lee terpaksa makan ampas dari perusahaan pengolahan biji-bijian yang diproses untuk membuat minuman alkohol.

Bahan alkohol di makanan ampas itu membuat wajah Lee sering memerah. Pernah, gurunya menyangka ia adalah anak nakal yang candu alkohol. “Kemiskinan melilit keluarga kami hingga saya berusia 20 tahun,” kata Lee.

Sumber disini

Walaupun keadaan keluarga Lee seperti itu, tapi tidak menutup impian tinggi Lee. Karena otaknya yang encer, Lee mampu kuliah di perguruan tinggi di Korsel. Di samping kuliah, beliau menjadi tukang sapu jalan untuk biaya kuliah. Ketika duduk di bangku kuliah, Lee aktif di kegiatan kemahasiswaan. Akhirnya Lee ditangkap karena terlibat dalam demonstrasi anti pemerintah.

Selepas keluar dari penjara, Lee berniat untuk melamar pekerjaan di Hyundai. Namun pihak Hyundai tidak menerimanya karena Leemantan residifis. Karena hal tersebut, Lee mengirim  surat kepada Presiden Korea Selatan, dan Sekretaris Negara membacanya kemudian terharu. akhirnya beliau meminta pihak Hyundai untuk menerima Lee. Dan akhirnya Lee diterima, sebagai buruh.

Karena Lee mampu mengatasi para bandit di konstruksi Hyundai, dia mendapatkan kepercayaan dari pejabat tinggi Hyundai. Karirnya pun  melesat hingga menjadi CEO. Lee bekerja di Hyundai cukup lama, kemudian terjun ke ranah politik. Mulai dari anggota parlemen, walikota, hingga akhirnya menjadi seorang Presiden Korea Selatan.

Terlepas dari kontroversinya mengenai beberapa kasus, saya ambil saja sisi positif dari kehidupannya. Seorang anak miskin yang memakan “sampah” ampas alkohol karena saking sulit kehidupannya. Namun memiliki tekad kuat hingga membuat dirinya berprestasi, pernah dipenjara, mengirim surat kepada presiden pada masa itu, berkarir dari nol sebagai buruh, melesat sebagai CEO Hyundai, dan akhirnya terjun ke ranah politik.

Hebat, bukan? Setiap orang memiliki potensi yang sungguh luar biasa. Terkadang potensi itu muncul karena ada tekanan dan “paksaan” terlebih dahulu. Jadi, baik saya, kamu, dia, maupun mereka memiliki hal yang luar biasa untuk dieksplor. Jadi yuk, dorong lagi yang kuat motivasi jua usaha kita. Biarkan kembali cita-citamu 5cm mengambang di depan kening mu. Etdah😀 *langsung berasa diingatkan*

Ayoo menyemangati seceria mungkin😛