Beranda

O Ya Rabb, Begitu Singkatnya Melihat Dunia Ini

Tinggalkan komentar

Saya langsung tertarik ketika searching sebuah buku berjudul Dari Hati Ke Hati karya Buya Hamka. Namun, yang saya dapatkan buku yang berjudul Nasehat Dari Hati Ke Hati karya Ustadz Abdullah Haidar. Ketika membaca sekilas, SubhanAllah. Keren juga.

Kalian dapat mendownloadnya di sini (semoga diizinkan ya untuk menyebarkan).

Ada bagian ebook tersebut yang membuat saya langsung tertohok. berikut isinya:

Imam Muslim meriwayatkan hadits dari Rasulullah SAW yang mengabarkan kepada kita bahwa nanti di hari kiamat akan didatankan seorang yang di dunia hidupnya paling senang, namun dia termasuk penghuni neraka. Maka setelah dirinya dicelupkan sekali saja ke dalamnya, lalu ditanya kepadanya: “pernahkah kamu merasakan kenikmatan sebelum ini?” Dia menjawab: “saya sama sekali belum pernah merasakan kenikmatan sebelumnya!”

Sebaliknya, didatangkan orang yang di dunia paling menderita, namun dia menjadi penghuni syurga. Kemudian ketika dirinya dicelupkan sekali saja ke dalamnya, lalu ditanya kepadanya :”Pernahkan kamu merasakan kesengsaraan sebelum ini?” Dia menjawab:”saya sama sekali belum pernah sengsara sebelum ini!”

Tentu ini sejalan dengan yang difirmankan oleh Allah,

“Pada hari  mereka tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari” (QS. AnNaziat:46)

Kita tahu itu semua, tanpa saya tulis di sini pun kita tahu bahwa dunia itu sebentar. Namun terkadang, kita harus “ditampar” lagi dengan mengulang dan diingatkan kembali akan hal tersebut. Ya, Dunia sungguh sebentar, sangat sebentar.

Saya berusia 24 tahun, tapi ketika mengingat masa SMP , SMA  seakan-akan itu baru saja terjadi. “Tidak terasa, ya?” Itulah bahasa kita yang sebenarnya sudah membuktikan perkataan Allah dan Rasulullah, Dunia sebentar uy.

Life must go on. Sebuah kalimat yang sering kita dengar. Ya, ketika dihadapkan dengan kesulitan hidup sering saya berkata terhadap diri sendiri “Hidup cuma bentar, hadepin aja tuh masalah. Ga kerasa lah mungkin“. Ketika saya iri dengan kehidupan orang yang terlihat “lebih baik“, ya bilang lagi “Hidup cuma bentar, ga usah dipikirin yang kita iriin. Ntar juga tu materi ga dibawa. Irilah saya orang yang lebih baik akhlaknya“. Ya, tak dipungkiri sulit saat memotivasi sendiri kala memang dalam kesulit an. Tapi ya daripada cuma menggerutu, kan?

Makanya cepet download ebooknya, InshaAllah barakah. Hehehe

Iklan

Tiga Orang Penting Masuk Neraka Karena Salah Niat

Tinggalkan komentar

Cover Buku

Cover Buku

Ketika membaca buku Zero to Hero, ada sebuah kisah menarik mengenai niat. Kisah tiga orang penting yang diseret ke neraka karena salah niat. Padahal mereka adalah tokoh-tokoh terkemuka yang penuh prestasi di tengah masyarakat. Mereka adalah yang memiliki peran penting untuk mengubah kondisi masyarakat. SIAPA? Mereka adalah:

1. Orang Alim, yang banyak ilmunya.

2. Dermawan, orang yang banyak dermanya.

3. Mujahid, orang yang gemar berjihad.

Mengapa mereka? dalam buku tersebut (Zero to Hero) ada sebuah Sabda Rasulullah SAW yang berbunyi

“yang pertama kali dibakar api  neraka pada hari Kiamat adalah tiga golongan: orang alim, mujahid, dan dermawan.

Adapun orang alim maka Allah mendatangkan dan menanyainya: ‘Apa yang dahului engkau perbuat di dunia?’Dia menjawab ‘Aku menuntut ilmu di jalanMu, lalu aku sebarkan ilmu itu karena mencari keridhaanMu’. maka dikatakan  kepadanya: ‘engkau dusta! sebenarnya engkau mencari ilmu supaya dikatakan sebagai orang alim’. Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka.

Kemudian didatangkan seorang dermawan, maka dia ditanya:’Apa yang dahulu engkau oerbuat di dunia? ‘. Dia menjawab  ‘Aku mencari harta halal , kemudian aku infaqkan harta itu di jalanMu’. Maka dikatakan kepadanya: ‘Engkau dusta! Engkau infaqkan hartamu supaya manusia menyebutmu dermawan”. Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya,  maka dilemparkanlah dia ke dalam neraka.

kemudian yang ketiga, ‘Apa yang dahulu engkau perbuat di dunia?’ Dia menjawab: ‘ Aku berperang di jalan Allah, sehingga aku mati terbunuh.’ Maka dikatakan kepadanya: ‘ Engkau dusta! Engkau berperang supaya dikatakan orang pemberani’ Maka diperintahkanlah malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkanlah dia ke dalam neraka.’ (Hadits Riwayat Muslim)

Ternyata amalan yang besar bisa tidak dianggap karena niat. Benar seperti yang dikatakan Abdullah bin Mubarak

Berapa banyak amal yang remeh menjadi besar gara-gara niat. Dan berapa banyak amal yang besar menjadi remeh gara-gara niat

Ternyata seperti itulah gambaran kedudukan niat dalam perbuatan. Salah niat, perbuatan bisa menjadi bumerang. Tak salah jika niat memang ditempatkan urutan pertama pada kitab-kitab hadits mungkin ya 😀

Oke itu sekilas dari buku yang telah/sedang saya baca. Semoga tulisan ini bisa mengingatkan kita lebih meluruskan niat dalam setiap perbuatan, khususnya saya nih. Saya sebagai guru semoga lebih diluruskan lagi niatnya untuk menyebarkan ilmu ke murid-murid 😀

Ayo berbagi ilmu dengan niat ikhlas dan seceria mungkin 😀

Mudahkanlah Aku Untuk Bertahajud

4 Komentar

saat malam mereka seperti pendeta, saat siang seperti singa Tuhan

Banyak yang mengetahui keutamaan tahajud, tapi acap kali saat akan melakukannya seakan-akan otak saya dikalahkan dengan istilah “ngantuk”.

Ya, akhirnya mencoba menyemangati diri ini dengan membaca dan menuliskan ‘anything about Tahajud’

Membaca sebuah buku yang tergolong murah, namun isinya tak murahan  “Mukjizat Shalat Malam”. Dan mencoba menuliskan kembali beberapa poin yang ada di dalamnya.

Barang siapa mengerjakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan tertib juga rapi, Allah SWT akan memberikan sembilan macam kemuliaan : di antaranya lima macam di dunia dan empat macam di akhirat

Ada 5 kemuliaan shalat tahajud di dunia, yaitu:

pertama, Akan dipelihara oleh Allah dari segala bencana

kedua, Tanda ketaatannya akan terlihat dari mukanya, hamba-hamba yang melaksanakan tahajud akan diberikan kelebihan oleh Allah

ketiga, Para hamba yang shaleh akan dicintai oleh Allah dan dicintai semua manusia, dicintai dan dimuliakan oleh orang yang shaleh bukanlah merupakan hal yang mudah

keempat, Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah, mulutnya senantiasa dijaga

kelima, Akan dijadikan orang yang bijaksana, yakni diberi kemudahan dalam memahami agama

Sedang 4 kemuliaan di akhirat:

pertama, Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur pada hari pembalasan nanti

kedua, Akan mendapat keringanan ketika dihisab

ketiga, Ketika menyebrangi jembatan Shirathal Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat seperti halilintar yang menyambar

keempat, Catatan amalannya diberikan  di tangan kanan

Refleksi diri:

Seberapa seringkah muka ini menunjukkan muka “masam”, “tak bercahaya”, dan sulit memberikan senyuman?

Banyakkah orang yang senantiasa nyaman dan tenang jika berada di samping diri ini? Atau bahkan sebaliknya?

Seberapa banyak perkataan yang muncul hingga menyakiti orang lain?

Seringkah kita sulit untuk menerima kebenaran dan memahami agama yang benar?

Dan inginkah kita diberikan kemudahan di saat Yaumul Hisab?

Inginkah kita memiliki wajah yang berseri saat dibangkitkan nanti?

inginkah kita dengan mudahnya melewati Shirathal Mustaqim?

Serta inginkah kita mendapatkan kitab amalan di tangan kanan?

Ketika dirundung masalah, kegelisahan, ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran mengadulah padaNya. Hanya dengan mengingatNya hati kan menjadi tenang.

“Mudahkan hamba untuk bertahajud ya Rabb”

Misteri Dibalik Ikon Sang Perawan

2 Komentar

Judul Buku          : The Ikon

Pengarang          : Gary Van Haas

Penerbit              : Dastroy

Tahun terbit       : 2009

Edisi                       :1

Penyembahan terhadap berhala memang bukan hanya terjadi saat zaman para nabi saja. Bahkan mungkin tidak terasa oleh seorang Islam sekalipun. Sepertinya halnya percaya akan batu yang dapat menyembuhkan penyakit manusia.

“Ikon Sang Perawan memiliki kutukan bagi siapa saja yang berusaha berurusan dengannya”. Itulah Ikon yang banyak diincar baik itu seniman, kolektor, para ilmuan, dan yang lainnya. Ikon yang ditemukan oleh seorang biarawati ini dijadikan sebuah sembahan dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Yunani dapat menyembuhkan penyakit manusia. Tak heran jika muncul mitos yang mengisahkan bahwa ikon telah membuat banyak orang yang berusaha menirukannya berakhir denga kematian. Terlepas dari mitos yang salah itu, ternyata Ikon Tinios ini menyimpan sebuah rahasia besar yang dapat mengegerkan hidup keberagamaan umat Kristen dan konspirasi bangsa Israel.

Buku ini merupakan buku terjemahan dari seorang novelis best seller internasional Gary Van Haas.

Kosa kata buku ini terkadang menyulitkan pembaca untuk mengerti maksud dari penulis. Entah mungkin karena ketidaksempurnaan penerjemah dalam menerjemahkan buku ini. Penjelasan tokoh dan setting yang bertele-tele membuat pembaca sedikit bosan. Di beberapa bagian cerita terdapat kisah yang masih tabu di Indonesia, seperti seks dan berhubungan sesama jenis. Cerita ini membuat alur menjadi kurang fokus.

Cover buku dengan objek yang menyerupai yesus akan mengira bahwa buku ini untuk umat Kristen, namun jika dilihat dari sub judulnya ‘Vatikan, Konspirasi Israel, dan Rahasia Besar Yesus’ pembaca akan mengira bahwa ini buku pengungkap rahasia suatu agama.

Buku ini pantas bagi pembaca yang sudah dewasa dan sangat tidak disarankan dibaca oleh anak kecil. Bagi pembaca yang penasaran dengan kisah rahasia Kesatria Templar dan Vatikan, buku ini akan sedikit memberikan gambarannya.

%d blogger menyukai ini: